Manusia Memiliki Jalan Hidupnya Masing-Masing


R-Catatan - Hidup adalah tentang perjalanan dimana manusia telah ditakdirkan untuk memiliki jalan hidupnya masing-masing. Dengan begitu manusia akan bisa memilih jalan mana yang akan dijalaninya. Apakah akan mampu atau hanya sekedar menumpang hidup didunia dalam arti tidak bisa berbuat apa-apa atau hanya mencari belaskasihan dari manusia lainnya. Memang manusia hidup hanya menunggu gilirang kapan akan berakhir menjalani hidupnya didunia. Setelah itu tidak tau lagi apakah akan selamat atau akan menambah bebannya di akhirat nya kelak. 

Namun, setidaknya manusia telah diberi peluang luas oleh tuhan dan hanya bagaimana untuk mengusahakannya agar peluang itu bisa dijalani. Terkadang memang berat sebagai manusia yang lemah dan hanya ingin yang mudah. Dari situlah tuhan telah menguji manusia dan apakah akan menyerah atau sebaliknya. Tuhan tidak akan menguji manusia yang melebihi batas kemampuan namun, tuhan ingin melihat apakah manusia itu bisa melewatinya.

Manusia memang mempunyai kelemahan, kekurangan, kelebihan nya masing-masing maka, dari itu tuhan menguji seorang manusia untuk tenantiasa sabar atau berhenti. Jika berhenti itu hanya akan membuat hidupnya dalam keterpurukan sebaliknya jika sabar maka itu adalah awal perjuangan untuk menjalani hidup yang lebih baik dan akan indah dikemudian hari. Dan tuhan pun akan senang melihat manusia seperti itu dengan cobaan dan ujian yang diberikan mampu dijalankan dengan kesabaran.

Dalam setiap cobaan itu seharusnya manusia selalu sabar dan berdoa agar rasa keputusasaan itu menjadi semangat dalam menjalani hidup. Hidup itu memang seperti itu kadang ada bahagia namun, kadang ada keputusasaan yang timbul dalam hati dan pikiran. Namun, seharusnya bisa disikapi dengan kesabaran agar tidak menjadi sebuah kekacauan dalam diri dan hati. Tapi, kadang jika hati telah diselimuti rasa putus asa mengingat hidup yang seperti tak ada gunanya tak jarang membuat seorang manusia akan melakukan sesuatu yang seharusnya tidak untuk dilakukan.

#catatan



Post a Comment (0)
Previous Post Next Post