Kedebik Nama Dari Tumbuhan Ini Kalau Di Bangka


R-BlogID - Kedebik adalah tumbuhan yang banyak tumbuh di asia salah satunya du indonesia. Tumbuhan ini banyak tumbuh di pingiran jalan dan juga di semak-semak belukar. Dan ada pula yang tumbuh di hutan yang tidak terlalu lebat. Diindonesia sendiri tumbuhan ini memiliki banyak sebutan dan nama-namanya di masing-masing daerah di indonesia. Menurut Wikipedia, tumbuhan ini masih dari keluarga Myrtaceae, merupakan tumbuhan asli asia selatan hingga asia tengara.

Sebutan diindonesia memiliki banyak nama yaitu, Karamunting, Kemunting, Kedebik, Cengkodok, Kemanden, dan masih banyak lagi. Sedangkan kami orang bangka biasa menyebutnya kedebik. Tumbuhan kedebik ini biasa akan berbunga dan berbuah sepanjang tahun karena dalam setahun nya tumbuhan ini terus berbunga dan berbuah. 

Untuk tinggi pohon kedebik ini rata-rata berkisaran kurang lebih dua meter sampai dengan tiga meter atau tergantung pada tempat pohon ini tumbuh. Dengan memiliki banyak ranting dahan pada pohon kedebik ini. Pohon ini mempunyai daun yang memiliki bulu-bulu halus tapi tidak terlalu terlihat. Namun, jika kita pegang akan lebih terasa.

Bunga kedebik mempunyai lima kelopak bunga yang bewarna pink atau merah jambi hinga berwarna keunguan.

Kedebik memiliki buah yang kecil berwarna merah dan kalau sudah matang akan buahnya akan membuka dan menjadi makanan burung. Buahnya ketika sudah matang isinya berwarna hitam dan memiliki banyak biji-biji kecil didalanya. Buahnya kalau di makan memiliki rasa manis dan sedikit pahit-pahit dilidah.

Kalau sudah matang wajar saja burung-burung di hutan menyukainya untuk memakan buah ini apa lagi rasanya yang manis-manis. Terutama burung kecil yang sering berterbangan di pohon tersebut. 

Itulah informasi seputar tumbuhan yang banyak tumbuh di indonesia dan se-Asia yang banyak tumbuh di pingiran jalan hingga dihutan-hutan. Kalau ditempat saya sendiri tumbuhan ini disebut Kedebik bagai mana di tempat anda. Silahkan tulis di komentar dibawah ini terima kasih.

..
..


Post a Comment (0)
Previous Post Next Post